Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Oktober 2014

Gubernur Lampung Terima Baret Kehormatan dari Mabes TNI

 

BONGKARPOSTT.COM

Dalam rangkaian kunjungan kerja di Surabaya Jawa Timur (Senin, 06/10) kemarin, Gubernur Lampung Ridho Ficardo menerima penghargaan Penyematan Baret Kehormatan dari Mabes TNI.

Baret berwarna hitam dengan emblem Lambang Mabes TNI disematkan langsung oleh Panglima TNI Jend. Moeldoko kepada Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dan 28 orang Gubernur se-Indonesia lainnya.

Upacara pembaretan dilakukan di Dermaga Ujung Surabaya, Jatim. Ada 29 Gubernur yang hadir, di antaranya Gubernur Banten Rano Karno, Gubernur Kalbar Cornelis, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Gubernur, dan Jabar Ahmad Heryawan.

Seperti yang diterima melalui pers releasenya, Moeldoko memberikan baret TNI berwarna hitam dan brevet berwarna emas. Sebelumnya para Gubernur seolah-olah melakukan operasi militer seperti operasi heli, operasi penembakan, dan operasi senyap dengan perahu karet.

Jenderal Bintang 4 itu pun mengatakan memberikan baret dan brevet atas dedikasi para Gubernur kepada negara. Moeldoko pun mempersilakan kepada para Gubernur untuk mengenakan baret dan brevet saat acara-acara TNI dilakukan."Saya izinkan untuk mengenakan brevet saat ada apel, upacara bendera yang dilakukan TNI. Saya persilakan," ujar Moeldoko usai pembaretan dilakukan.(Arta/Fik)


Baca berita »
Senin, Oktober 06, 2014| 0 komentar

Minggu, 07 September 2014

Ormas OI Ramaikan HUT AJI Bandar Lampung

BONGKARPOSTT.COM
Sejumlah lagu bernada kritik karya musisi Iwan Fals dibawakan ormas Orang Indonesia (OI) yang meramaikan Refleksi 20 Tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Bandar Lampung, Sabtu (6/9) malam.
        "Karena OI dan AJI sejalan. AJI Bandar Lampung pernah membantu OI saat pelatihan menulis, jadi sekarang kami membantu AJI mengisi acara hiburan dan musik HUT AJI tahun ini," kata Ketua BPK OI Bandar Lampung Rio Andison. Agus Kiting, gitaris dan Ari Fals gitar plus vokal dari Kelompok "Pesawat Tempur" Ormas OI membawakan sejumlah lagu Iwan Fals, seperti 'Bento' dan 'Presiden Kami yang Baru'.Lagu-lagi itu terasa pas dengan kondisi aktual Indonesia saat ini."Lagu-lagu Iwan Fals harus terus disuarakan mengingat kandungan kritiknya masih diperlukan di era ini yang penuh lagu-lagu cinta.
Kritik harus terus disuarakan," kata Rio lagi. Pada rangkaian acara HUT ke-20 AJI itu, mantan Ketua AJI
Bandarlampung, Oyos Saroso HN memandu dialog Refleksi 20 Tahun AJI. Sejumlah tamu undangan diminta memberikan kritik, saran dan tanggapannya.
        Advokat Abi Hasan Muan menilai pers saat ini belum merdeka. Kalau dulu tidak merdeka dari kekuasaan, saat ini tidak merdeka dari pemilik media, katanya lagi. "Musuh media saat ini memang bukan pemerintah, namun pemilik media," ujar Ketua AJI Bandar Lampung Yoso Muliawan menambahkan.
        Pada pemilihan presiden kemarin, media massa, menurut Yoso tidak menunjukan independensinya karena pemilik medianya ikut aktif terjun di politik. "Surya Paloh dengan dengan Media Grupnya, Aburizal Bakrie dengan TV One-nya, dan beberapa lainnya," kata Yoso lagi.
        Kondisi itu, seharusnya tetap mendorong semua pihak terus menjaga kemerdekaan pers, independensi dan profesionalisme pers, termasuk saat menghadapi intervensi dari pemilik media itu sendiri,
katanya.(Ant)

Baca berita »
Minggu, September 07, 2014| 0 komentar

Gubernur Lampung Hadiri Peresmian MP3EI

BONGKARPOSTT.COM
Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo hadiri kegiatan Peresmian Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), yang Diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) –Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di JCC – Jakarta. Jumat (5/9).
Dalam Sambutannya, Presiden SBY RI mengatakan, bahwa progres/ kemajuan proyek dalam kerangka MP3EI, yang direncanakan secara bersama untuk melakukan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi diseluruh tanah air, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah memiliki capaian dan hasil-hasil yang nyata.
“Masih kita ingat master plan yang akan diluncurkan banyak mendapat respon pesimis, skeptis dan banyak yang mengatakan itu hanya sebuah bacaan kertas belaka,tetapi secara mengejutkan bahwa upaya kita menghasilkan sesuatu yang nyata.”kata SBY.
Untuk itu, atas nama Pemerintah dan Pribadi, Saya mengucapkan terimakasih atas kerja keras semua pihak yang telah bekerja keras, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Kabupaten/kota, BUMN, Swasta, semua yang terlibat dalam MP3EI sehingga proyek MP3EI secara bertahap dapat berhasil. Selanjutnya, Skema pembiayaan MP3EI yang dilaksanakansaat ini, sangat tepat dan sehat, karena tidak mungkin negara harus membiayai semua proyek-proyek infrastruktur.
Dalam komposisi pembiayaan sangat jelas, sekitar 40% berasal dari Swasta, sekitar 25% BUMN, 15% anggaran negara pemerintah dan sisanya gabungan. Karena tidak mungkin APBN kita akan habis hanya untuk pembangunan infrastruktur saja, masih ada fokus pembangunan lainnya seperti: kesehatan dan penggurangan kemiskinan yang menjadi prioritas di Indonesia. Secara cerdas dan dengan konsep yang baik, maka  komposisi pembiayaan tersebut, dapat tepat, sehat dan sesuai dengan kaidah-kaidah pembangunan ekonomi Indonesia.
Bahwa semangat pembangunan MP3EI, sama pentingnya dengan membangun infrastruktur untuk menggerakan perekonomian, sehingga dapat menggurangi pengangguran dan percepatan pengurangan kemiskinan diseluruh tanah air, meningkatkan perekonomian dan menambah lapangan pekerjaan. Dengan demikian, apa yang dilaksanakan oleh Gubernur/Walikota, yang telah bekerja keras dalam membangun Provinsinya berdasarkan kepada kebijakan, penciptaan lapangan pekerjaan, pengurangan kemskinan dan pro pemeliharaan lingkungan dapat dilaksanakan di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, SBY melakukan Video Telekokonfrene dengan enam wilayah pembangunan koridor ekonomi, yaitu Koridor Ekonomi Sumatera (Gubernur Sumatera Utara) Koridor Ekonomi Jawa (Gubernur Jawa timur - Soekarwo), Koridor Ekonomi  Barat (Gubernur Kalimantan Barat) Koridor Ekonomi Sulawesi (Gubernur Sulawesi Tengah)  Gubernur  Papua dan Gubernur Kalimantan Barat. Kegiatan Peresmian MP3EI, dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Menteri Indonesia Bersatu jilid II, Para Gubernur, Walikota, Dubes, mahasiswa dan Stakeholder terkait.(Arta)

Baca berita »
Minggu, September 07, 2014| 0 komentar

Gubernur : Warga Harus Cermat Pilih Makanan Santap Saji

BONGKARPOSTT.COM
Masyarakat harus lebih selektif dan waspada dalam membeli makanan, terutama dalam bentuk kemasan kaleng atau cepat saji. Makin maraknya makanan dan buah-buahan impor  saat ini, Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo berharap masyarakat bisa lebih cermat memilih demi kesehatan.
“Di pasaran saat ini,  sudah dibanjiri produk makanan dari luar negeri yang belum tentu terjamin keamanan dan kualistasnya untuk dikonsumsi, karena itu masyarakat harus bisa lebih berhati-hati lagi, terutama untuk jajanan anak-anak, “kata Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat ditemui di lingkungan provinsi Lampung, Jumat (4/9).
Letak geografis provinsi Lampung yang  merupakan gerbang Sumatera sangat mudah untuk masuknya produk impor, saat ini baik elektronik, makanan, mainan anak-anak sampai buah-buahan lebih banyak yang didatangkan dari luar.”Karena itu kita harus bisa lebih teliti, terutama memeriksa tanggal kadaluarsa, saya juga cemas apalagi banyak diketahui yang lebih berbahaya terjadi pada jajanan anak-anak saat ini para pedagang banyak yang menjual makanan yang tidak mengutamakan kesehatan pembeli, mungkin nanti kita akan keluarkan peringat keras untuk para pedangan yang masih nakal, “kata dia.
Lebih lanjut Gubernur termuda se-Asia Tenggara, mengatakan, dengan persaingan pasar yang semakin ketat, telah membuat harga semakin terjangkau, apalagi dengan berlakunya Area Free Trace-China akan membuat harga sejumlah produk menjadi lebih murah.
“Saya menghimbau agar masyarakat jangan hanya memandang harga murah sehingga menafikan kualitas, memang masyarakat kita lebih senang yang murah, tapi harus jeli dalam melihat produk,”jelasnya.
Untuk mengontrol peredaran produk yang beredar di pasaran, pemerintah provinsi, terutama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) dan BPOM harus turun dan memantau perkembangan di lapangan. Jika ditemui produk yang kadaluarsa atau tidak memenuhi standar lainnya, Koperindag harus segera bertindak dan mengambil langkah tegas.(Fik)

Baca berita »
Minggu, September 07, 2014| 0 komentar

Pemprov Kembali Merolling Pejabat Eselon II

BONGKARPOSTT.COM
Sebelumnya sebanyak 161 pejabat eselon II, III dan IV Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dipindah tugaskan, Selasa (17/6) lalu.
Dan ini yang kedua kalinya rolling pejabat di lingkungan pemprov Lampung dalam hitungan empat bulan ini sudah terjadi pergantian pejabat, pergantian ini beralasan untuk kemajuan pembangunan provinsi Lampung.
"Kita selalu melihat dan mengevaluasi kinerja para pejabat kepala SKPD yang ada di lingkungan Pemprov Lampung kita liat ada yang kurang pas pada posisinya ya kita ganti," kata Wakil gubernur Lampung Bachtiar basri, setelah melantik tujuh pejabat eselon II pemerintahan provinsi Lampung, di ruang rapat utama Gubernur Lampung, Kamis, (4/9).
Menurutnya, dalam pelantikan ini ada beberapa pejabat yang non job kembali menjabat seperti mantan Kadis pemuda dan olah raga provinsi Lampung pak Hanibal, karena kemampuan yang dimiliki mereka kembali bisa bekerja.”Karena kinerjanya bagus, tetapi ada juga pejabat yang tidak tercapai harapan itu, ya kita ganti untuk apa kita pertahankan,"jelasnya.
Menurut Bachtiar, sebelum meroling sudah melakukan evaluasi kepada para pejabat, ahli tugas ada hal yang biasa dan janji PNS yang memang harus sedia ditempatkan dimana aja dan pergantian pejabat ini dalam rangka mencari bentuk, struktur pemerintahan di provinsi Lampung.
“Iya namanya juga roling jabatan itu hal yang sudah biasa, lagi pula ini memang sudah menjadi keputusan yang tepat, tapi tetap saja jika nanti kinerjanya masih kurang baik, ya kita akan lakukan roling kembali, ini tidak tertutup kemungkinan, yang pasti ini setelah diberikan amanah diharapkan biasa mengemban amanah itu, ini berat lo, terlebih menjadi pemimpin,”tandasnya.
Dalam pelantikan tujuh pejabat eselon II meliputi, Herwansyahri menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Lampung. Piterdono menduduki jabatan baru sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung. Hamartoni Ahadis menduduki jabatan baru sebagai Asisten Bidang Umum Provinsi Lampung. Elya Muchtar menduduki jabatan baru sebagai Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung. Fitter Syahboedin menduduki jabatan baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Hannibal kembali menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung. Tauhidi menduduki jabatan baru sebagai Asisten Bidang Pemerintahan.
Keputusan ini berdasarkan surat keputusan Gubernur Lampung yang sesuai dengan aturan yang berlaku, pengangkatan dan pemberhentian pegawai negri sipil itu sudah biasa dengan menimbang, dan hal-hal yang menjadi pertimbangan. (Arta)

Baca berita »
Minggu, September 07, 2014| 0 komentar

Selasa, 02 September 2014

Pemprov Antisipasi Penyebaran Penyakit Rabies

BONGKARPOSTT.COM
Provinsi Lampung siap mengantisipasi penyebaran penyakit rabies, untuk mencegah penyebaran penyakit rabies pada hewan yang rentan tertular virus tersebut Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan provinsi Lampung telah menyiapkan vaksin rabies.
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mengatakan, Dinas Peternakan dan kesehatan provinsi Lampung saat ini telah membentuk satuan tugas guna melakukan vaksinasi ke seluruh daerah khususnya ke lingkungan masyarakat yang memiliki hewan peliharaan seperti anjing, kucing, kera dan satwa lainnya.
“Hari ini, kita peringati bulan bakti vaksinasi rabies yang dilakukan sebagai bentuk kesiapan mencegah tertularnya masyarakat terhadap virus itu, bentuk ini sebagai kepedulian pemerintah provinsi Lampung kepada masyarakat, “kata Ridho, setelah pencanangan Bulan Bakti Vaksinasi Rabies di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Selasa (2/9).
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Veteriner Disnakeswan, Arsyad menyebutkan, pihak dinas telah menyiapkan sebanyak 350 satuan tugas (satgas) guna mempersiapkan seluruh kesiapan bulan bakti rabies agar Lampung terbebas dari penyebaran virus tersebut.
Selama Agustus satgas itu sudah melakukan survey keseluruh kabupaten/kota se Provinsi Lampung untuk mengetahui sejauh mana penularan hewan rabies di wilayah masing-masing. Setelah hari pencanangan  bulan bhakti rabies hari ini (2/9) pihaknya kembali akan melakukan vaksinasi di seluruh Kabupaten Kota yang dinilai belum mendapatkan vaksinasi rabies.
“Kami mengerahkan 350 satgas pada pencanangan bulan bhakti rabies, Tentu kita tidak berhenti sampai di sini saja, karena setelah acara ini kami akan melakukan penyisiran ke seluruh wilayah di Provinsi Lampung untuk melakukan vaksinasi rabies,”kata dia.
Meski pihaknya gencar melakukan penyisiran dan vaksinasi hewan rabies di daerah, namun peran aktif masyarakat masih sangat dibutuhkan karena tanpa itu hasil kerja pemerintah tidak akan maksimal.
Untuk itu sebagai stimulan, pada tahun ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung akan memberikan imbalan senilai 10 ribu rupiah jika berhasil menangkap anjing liar dan diserahkan ke Disnakkeswan setempat guna dilakukan vaksinasi.
Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan dan Hewan Ir. Dessy Desmaniar Romas, MM, mengungkapkan, pencanangan bulan bakti rabies ini merupakan tanda peresmian pelaksanaan Kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Rabies melalui kegiatan vaksinasi massal Rabies serentak di Provinsi Lampug.
“Sampai saat ini kita masih belum dapat membebaskan daerah kita dari penyakit rabies. Untuk di Provinsi Lampung sendiri kejadian penyakit rabies masih ada setiap tahunnya,”katanya.
Data lima tahun terakhir Kasus Rabies di Provinsi Lampung. Kalau total jumlah korban meninggal akibat gigitan Hewan Penular Rabies dari tahun 2009 -2013 adalah 13 orang. Daerah penyebaran penyakit rabies ini pun masih cukup luas, meliputi 12 Kabupaten/Kota.
“Dalam rangka pengendalian dan penanggulangan rabies, pemprov telah berupaya untuk melakukan vaksinasi rabies di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Namun upaya ini dirasakan kurang optimal karena adanya keterbatasan diantaranya adalah kurangnya sumber daya manusia sebagai petugas kesehatan hewan dilapangan terutama di Pusat Kesehatan Hewan (PUSKESWAN) yang merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan hewan,”Terangnya.
Jumlah Puskeswan di provinsi Lampung baru 47 unit, sementara kebutuhan minimal ± 100 unit, sedangkan tenaga Medic Veteriner (Dokter Hewan) yang ada di Puskeswan sebanyak 40 orang ( PNS 12 orang dan 28 tenaga harian lepas) dan tenaga Paramedic Veteriner sebanyak 48 orang ( PNS 25 orang dan 23 orang tenaga harian lepas).”Pelaksanaan vaksinasi massal ini diharapkan bisa menjadi fondasi awal dalam rangka mencapai Provinsi Lampung bebas rabies,”Harapnya.
“Kami mengharapkan kepada semua stakeholder, baik ditingkat pusat mau pun daerah terutama yang termasuk dalam Komnas Pengendalian Zoonosis dan Komda Pengendalian Zoonosis tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mempunyai komitmen tinggi untuk mensukseskan pelaksanaan program pengendalian dan penanggulangan rabies sehingga Sumatera Bebas Rabies Tahun 2018 dan Indonesia Bebas Rabies Tahun 2020 dapat terwujud,”Pungkasnya (Arta/Fik)

Baca berita »
Selasa, September 02, 2014| 0 komentar