Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 September 2014

Gerindra Lamteng Dukung RUU Pilkada

BONGKARPOSTT.COM
Partai Gerindra Kabupaten Lampung Tengah mendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD yang saat ini tengah digodok.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah Riagus Ria menilai, pemilihan kepala daerah yang dilakukan secara langsung atau dipilih oleh DPRD itu sama-sama demokrasi.
Riagus Ria mengatakan,dalam UUD 1945 Pasal 18 ayat 4 menyebutkan Gubernur, Bupati, dan Walikota dipilih secara demokratis. "Pemilihan kepala daerah oleh DPRD merupakan cara demokratis, sesuai sila ke-4 Pancasila, (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan), itu sudah jelas, sudah diamanatkan oleh undang-undang," kata Riagus kepada Bongkar Post, Selasa (9/9).
Menurutnya, pilkada langsung seperti selama ini, terbukti hanya menghabiskan uang negara. Belum lagi beban sosial lainnya, seperti konflik sosial, menurunnya moral karena praktik jual beli suara, beban kampanye yang besar sehingga membuat kepala daerah terpilih rawan korupsi. "Kalau pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPR saya rasa itu dapat menghemat anggaran, contoh untuk Kabupaten, satu kali pilkada anggaran mencapai 38 milyar, nah kalau itu kita pakai untuk pembangunan kan sudah cukup," katanya lagi.
Dia menjelaskan, Pilkada oleh DPRD justru akan membawa demokrasi semakin sehat. Parpol semakin didorong bertanggungjawab kepada rakyat. "Masyarakat bisa menilai kualitas parpol atapun gabungan parpol dalam memilih kepala daerah. Sehingga, parpol melalui kadernya di DPRD akan memilih calon kepala daerah yang handal," tandasnya.
RUU Pilkada akan diputuskan September ini
menjelang berakhirnya masa bakti DPR periode 2009 - 2014. Isu pentingnya adalah pemilihan gubernur, walikota, dan bupati akan kembali dipilih melalui DPRD. (Rendra/Beni)

Baca berita »
Selasa, September 09, 2014| 0 komentar

PDIP Lamteng Tolak RUU Pilkada

BONGKARPOSTT.COM
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung Tengah secara tegas menolak pengesahan Rancangan Undang- Undang (RUU) pemilihan kepala daerah yang dipilih secara tidak langsung.
Pemilihan tidak langsung itu dinilai tidak sesuai dengan demokrasi dan bentuk kemunduran sebuah demokrasi. Hal ini dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Lamteng yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Lampung Bambang Suryadi. "Kita (PDIP) tetap konsiten pada sikap awal, bahwa pilkada dilakukan secara langsung, tidak dipilih oleh DPRD," kata Bambang Suryadi kepada Bongkar Post melalui pesan singkatnya, Selasa (9/9).
Bambang menyebutkan bahwa pemilu sudah seharusnya memperhatikan aspek kedaulatan rakyat, yakni dengan pemilihan langsung seperti yang sekarang terjadi.
Menurut Bambang, apabila RUU tersebut alasannya adalah untuk efisiensi biaya, apakah dapat menjamin, melalui DPRD lagi akan lebih efisiensi dibandingkan dengan sekarang dipilih secara langsung. "Sama saja, (mahal) belum tentu juga pilkada melalui DPRD lebih murah dibandingkan pemilihan langsung oleh rakyat," kata Bambang lagi.
Bambang menambahkan, pihaknya akan mengajukan Judical Review ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila sampai terjadi pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD. "Kalau sampai itu terjadi (dipilih oleh DPRD), kita akan ajukan judical review ke MK," tandasnya.
RUU tersebut hingga kini masih dibahas di DPR, dan rencananya pertengahan September ini akan disahkan sebagai Undang - Undang. Apabila RUU tersebut jadi disahkan, maka sudah pasti pada pemilihan Bupati dan Walikota yang digelar tahun depan, sudah tidak bisa dilakukan secara langsung. (Rendra/Beni)

Baca berita »
Selasa, September 09, 2014| 0 komentar

DPC Peradi Ikut Unjuk Rasa Tolak RUU Advokat

BONGKARPOSTT.COM
Dewan Perwakilan Cabang Peradi Bandar Lampung berencana akan melakukan aksi damai  menolak disahkannya Revisi Undang-Undang No. 18 tahun 2003, bersama Dewan Pimpinan Nasional Peradi di Bunderan HI dan DPR RI pada Kamis (11/9) mendatang.
Peradi Bandar Lampung akan mengirimkan 50 anggota peradi berangkat ke Jakarta untuk aksi Damai tersebut.
Ketua DPC Peradi Bandar Lampung, Abi Hasan Mu'an didampingi Sekretaris Umum, Rozali Umar mengatakan, pihaknya menilai RUU advokat yang akan disahkan DPR RI mendatang akan melemahkan posisi advokat serta citra Advokat, hal itu bertolak belakang dengan UU advokat yang ada.
“Kami menilai, RUU Advokat no. 18 tahun 2003 yang akan disahkan, mengakibatkan wadah tidak lagi tunggal melainkan banyak wadah, sehingga ini akan memberikan peluang bagi advokat yang nakal untuk melakukan permainan kasus. Ketika advokat itu bermasalah, dia dikeluarkan di organisasi, dia bisa masuk ke organisasi advokat lainnya, pada akhirnya yang dirugikan para pencari keadilan, yang telah menyerahkan hidup matinya ke advokat yang nakal, tapi tak ada hasil,”bebernya.
Lebih lanjut, dikatakannya, selama ini diketahui, bahwa hanya satu wadah tunggal saja yakni peradi, namun nantinya malahan Mekanisme selama ini Pendidikan, perekrutan, pelatihan, pembinaan hingga pengawasan satu wadah tidak lagi satu wadah, tapi banyak wadah, akhirnya tidak terkontrol, merugikan klien, maka citra advokat rusak sebagai profesi terhormat, serta dirugikan pencari keadilan maka dari Lampung menolak.
“Aksi ini, akan dihadiri, dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, Lampung untuk melakukan aksi damai, rencananya aksi damai dari Bunderan HI dan DPR RI menggunakan Toga Advokat,”kata dia.
Masih dikatakan, Abi Hasan, aksi tersebut untuk meminta agar RUU Advokat tidak disahkan pada September ini, karena penerapan UU advokat sekarang ini dengan satu wadah sudah bagus, mekanisme berjalan dengan baik, advokat berada dalam kontrol dalam hal etika profesi. “Sangat disayangkan, bila RUU Advokat disahkan, maka akan terjadi tumpang tindih dan tak terkontrol, lebih baik di tunda, DPR RI harusnya membahas KUHP dan KUHAP karena harus ada perubahan, hal tersebut saya nilai harus diprioritaskan, bukan merubah RUU Advokat,”tandasnya.
Lampung sendiri, sudah melakukan pembahasan pada Rakernas ditahun 2013, mengenai RUU advokat, bila disahkan, maka fungsi penegakan hukum advokat akan hilang berubah menjadi mitra, ini akan mengakibatkan advokat lemah. “Jadi, kami nilai UU Advokat sudah berjalan baik, jangan ada revisi, itu malah menjadi kemunduran bagi advokat Indonesia,”tegasnya.(Fik)

Baca berita »
Selasa, September 09, 2014| 0 komentar

Selasa, 02 September 2014

Wariskan Raperda, Dewan Baru Tancap Gas

Bandar Lampung,BP
85 Anggota DPRD Lampung periode 2014-2019 yang dilantik Senin (1/9) lalu tidak boleh berleha-leha. Mereka harus exstra kerja keras  langsung tancap gas menjalankan tugas dewan sebagai wakil rakyat. Sebab, DPRD periode sebelumnya ternyata meninggalkan ’’warisan’’ atau pekerjaan rumah (PR) berupa sembilan rancangan peraturan daerah (raperda) yang belum terselesaikan hingga akhir masa jabatan.
Sembilan raperda tersebut secara otomatis menjadi tugas PR anggota dewan yang baru, salah satunya raperda tentang pulau-pulau kecil. DPRD Lampung periode sebelumnya (2009-2014) sebenarnya telah menyelesaikan 90 perda, 38 usulan inisiatif dewan, 37 usulan eksekutif, dan 15 perda terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Sementara DPRD Lampung, Dedi Aprizal mengatakan, Perda itu sifatnnya dinamis, ada yang sudah diselesaikan, lalu muncul lagi usulan baru.
"Kita akan optimalkan semua. Yang mana belum selesai akan kita kerjakan. Selama itu masih dibutuhkan dan menyangkut kepentingan masyarakat kita terus lanjutkan,"ujar Politisi PDIP ini, Selasa (2/9).
Menurutnya, untuk saat ini dirinya akan berkoordinasi dengan sekretariat DPRD untuk meminta kepada partai peserta pemilu yang mendudukkan kadernya di lembaga legislatif agar segera membentuk struktur fraksi-fraksi.
"Kita akan segera merevisi tatib (tata tertib), kita sesuaikan dengan jumlah anggota yang ada, kalau sebelumnya 75 sekarang bertambah jadi 85, otomatis tatib berubah,"pungkasnya.
"Setelah itu, kita membentuk alat kelengkapan dewan (AKD), nanti kita komunikasikan dengan ketua fraksi, kemudian diparipurnakan," kata dia.
Hal Senada juga diucapkan Wakil Ketua Sementara DPRD Lampung, Toto Herwantoko. Dikatakannya paling lambat pembentukan AKD dalam satu bulan ini. Hal ini dikarenakan agar tugas dewan cepat terealisasi sebagai perwakilan masyarakat Lampung.
"Kalau melihat periode sebelumnya, 1 bulan AKD sudah terbentuk, kita harap periode ini sama, agar tugas-tugas yang belum terselesaikan dapat segera dikerjakan, terutama menyangkut kepentingan warga," bebernya.
Namun dikatakan Dedi Afrizal, untuk 5 unsur pimpinan definitif (tetap), dia berharap dalam satu bulan ini sudah ada penetapan dari pengurus pusat masing-masing partai pemenang pemilu di Lampung."Kalau PDIP, dua minggu setelah pelantikan akan ada penetapan dari dewan pengurus pusat,"imbuhnya.(Fik)

Baca berita »
Selasa, September 02, 2014| 0 komentar

Kaum Wanita dan Anak Terlantar Prioritas Eva

 
BONGKARPOSTT.COM
Kemarin anggota DPRD provinsi Lampung sudah dilantik untuk periode 2014-2019. Diantara Dewan yang dilantik, ada salah satunya Istri dari Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana Herman HN.
Disela-sela waktu, Eva Dwiana memiliki misi yang harus di perhatikan yaitu memperjuangkan kehidupan masyarakat Lampung khususnya kaum Wanita dan anak terlantar.
Bunda Eva sapaannya mengatakan, misi terdepan adalah memberikan yang terbaik terutama Provinsi Lampung untuk masyarakatnya.
Dia juga menambahkan, bahwa sekarang ini banyak anak-anak yang ditelantari oleh keluarganya dan tidak segan-segan anak ini mengikuti orang lain dengan memasuki dunia hitam yaitu N
arkoba.
“Semua itu adalah tugas saya sebagai wakil rakyat ke depannya. Mudah-mudahan dapat mengemban amanah ini sesuai dengan keinginan rakyat,”ujar Istri Walikota Bandar Lampung, Herman HN ini, Selasa (2/9).
Eva juga ingin bekerja keras dan sebaik mungkin guna memberikan apa yang sudah dipercayakan masyarakat untuk dirinya.”Masalah target, setelah menjadi Dewan, saya tidak ada target,”imbuhnya.(Jimi)

Baca berita »
Selasa, September 02, 2014| 0 komentar

Kamis, 10 Juli 2014

Perbedaan Expresi SBY Bertemu Jokowi, Prabowo

Dalam rangka menyikapi polemik hasil quick count Pilpres 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang Capres Jokowi Jusuf kalla dan Prabowo Hatta.
Pertemuan yang berlangsung tertutup dihadiri juga oleh staf khusus presiden, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
Expresi berbeda dalam penyambuta presiden pada kedua pasangan capres kini tengah menjadi perbincangan tersendiri diberbagai media sosial.(**)

Foto : antaranews.com



Baca berita »
Kamis, Juli 10, 2014| 0 komentar

Quick Count Rakata : Jokowi - JK Unggul di Lampung

Bandar Lampung, BP
Pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi - JK) perolehan suaranya unggul di Lampung berdasarkan hitung cepat yang dilakukan Rakata Insitute, Rabu (9/7) pukul 15.00 Wib. Pasangan Jokowi - JK memperoleh 53,49 persen, sedangkan Prabowo-Hatta memperoleh 46,49 persen, saat data masuk mencapai 60,94 persen.
Direktur Rakata Institut Eko Kuswanto mengatakan hitung cepat dimulai begitu penghhitungan suara di TPS dimulai pukul 13.00.
Eko mengatakan quick count yang digelar menggunakan metode stratified random sampling (SRS) dengan margin of error plus minus 1,5 persen. Sebagai relawan, Rakata Institut mengerahkan mahasiswa IAIN Raden Intan Bandarlampung yang akan ditempatkan di 233 TPS sampling se-Provinsi Lampung. (lp)

Baca berita »
Kamis, Juli 10, 2014| 0 komentar

Ribuan Orang di Lampung Kehilangan Hak Pilih Pilpres 2014

ilustrasi
Bandar Lampung, BP
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan ribuan suara dari pemilih rentan yang berasal dari pasien dan petugas piket rumah sakit di Lampung pada 9 Juli 2014, menguap karena tidak bisa memilih akibat ketiadaan surat suara.
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Siti Noor Laila, Rabu (9/7) mengatakan, hal tersebut tidak lebih baik dibandingkan pemilu legislatif yang berlangsung pada April 2014 lalu.
Berdasarkan pemantauan relawan Komnas HAM di 18 rumah sakit di Lampung, jumlah kertas suara yang disediakan petugas TPS keliling di sejumlah rumah sakit tidak mencukupi jumlah pemilih, bahkan hanya sebagian kecil yang terakomodir.
Laila menyatakan, hal itu disebabkan karena kertas suara yang digunakan oleh pasien dan petugas di sejumlah rumah sakit hanya berstatus sisa dari TPS terdekat.
Dia mencontohkan, di Rumah Sakit Urip Soemohardjo dengan jumlah pemilih yang mencapai 534 orang, saat dirinya melakukan pemantauan hanya disediakan 140 kertas suara dari TPS Gunung Sulah. "Tidak semua dari 306 pasien yang dirawat di rumah sakit ini dapat memilih, karena surat suara yang tersedia tidak sampai setengahnya, itu belum termasuk petugas piket di rumah sakit ini yang berjumlah 228 pemilih," kata dia.
Hal yang sama juga terjadi di Rumah Sakit Advent Bandarlampung, yang menurut Laila, dari 182-an pemilih dari petugas dan pasien di rumah sakit tersebut, hanya 27 surat suara yang disediakan petugas TPS.
Kondisi lebih buruk terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek Bandarlampung, yang memiliki potensi pemilih sekitar 750-an orang, hanya tersedia sedikitnya 80 surat suara dari TPS keliling yang berasal dari TPS penengahan.
Laila menyatakan, Komnas HAM menyayangkan tidak ada perbaikan sistem yang menjamin kelompok retan di rumah sakit yang tidak bisa memilih, dari KPU. (lp/ant)

Baca berita »
Kamis, Juli 10, 2014| 0 komentar

Sabtu, 28 Juni 2014

KPU Tanggamus Mulai Lipat Surat Suara

  •  Jelang Pilpres


    Tanggamus, BP
     KPU Tanggamus mulai melakukan pelipatan surat suara untuk pilpres (pemilihan presiden). Menurut Kasubag Perlengkapan KPU Tanggamus, Ahmadi, pelipatan melibatkan sekitar 80 orang tenaga lepas.   Dikatakannya, target pelipatan selama tiga hari, harapannya selesai meski tidak menerapkan sistem lembur. “Sebab pelipatan bisa dikerjakan dengan cepat, karena lebar kertas hanya selebar ukuran kuarto, yang kemudian dilipat lima kali.” singkatnya. (Ar)

Baca berita »
Sabtu, Juni 28, 2014| 0 komentar

Bawaslu Himbau Masyarakat Pastikan Terdaftar di DPT

FOTO:internet
Bandar Lampung, BP
“Sudahkah anda terdaftar? Pastikan anda sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014”.
Demikian slogan yang disampaikan ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, kemarin.
Menurut Fatikhatul Khoiriyah, slogan yang disampaikan itu untuk mengajak dan memastikan apakah masyarakat sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Presiden 2014 atau belum.
Bila merasa belum atau ragu maka disarankan untuk segera mengecek melalui porta lhttp://data.kpu.go.id/ss8.php yang tersedia, ungkapnya.
Sebaliknya kata dia, jika masih ada masyarakat kita yang belum terdaftar DPT-nya maka bisa  didaftarkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), dengan caranya mendatangi datangi PPS di Desa/Kelurahan atau membawa lampiran domisili anda. Karena, penetapan DPT akan segera ditetapkan oleh Provinsi maksimal hingga 30 Juni 2014 mendatang, ujar Fatikhatul Khoiriyah dalam rilisnya yang diterima Bongkarpost, kemarin.
Bagi yang sudah terdaftar dan tidak bisa memberikan hak suara di TPS asal karena sesuatu hal, maka pemilih tersebut masih tetap bisa memilih di mana saja dengan masuk daftar pemilih tambahan (DPTb). “Asalkan yang bersangkutan membawa model A-5 PPWP (Surat Pemberitahuan Daftar Pemilih Tambahan/DPTb) pada PPS di Desa/Kelurahan asal, dan melapor kepada KPPS tujuan tempat pemilih pada TPS setempat, paling lambat 5 Juli 2014,” imbuhnya.
Bagi bagi pemilih yang hendak memberikan suara ke TPS lain mengalami kesulitan mendapatkan model A-5 PPWP dari PPS di Desa/Kelurahan asal, maka pemilih yang bersangkutan dapat meminta model A-5 PPWP dari KPU Kabupaten/Kota tujuan, paling lambat 28 Juni 2014.
Selanjutnya, pemilih yang telah mendapatkan Model A-5 PPWP tersebut segera melapor kepada KPPS tujuan tempat pemilih akan memberikan suaranya pada TPS setempat, paling lambat tiga hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara yaitu tanggal 5 Juli 2014 mendatang.
Sementara bagi pemilih yang ternyata tidak terdaftar pada DPT, Daftar Pemilih Khusus (DPK), dan Daftar Khusus Tambahan (DPKTb), maka pemilih tersebut masih dapat menggunakan hak pilihnya dengan memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada TPS di Desa/Kelurahan yang tertera pada identitasnya pada hari pemungutan suara pada tanggal 9 Juli 2014 mendatang,  di TPS sesuai alamat yg tertera di identitas, tukasnya. (Arta)

Baca berita »
Sabtu, Juni 28, 2014| 0 komentar

Selasa, 24 Juni 2014

Megawati Kampanyekan Jokowi Di Lampung

document facebook
Bandar Lampung, BP
    Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri mengajak masyarakat Lampung untuk memilih pasangan capres - cawapres nomor urut 2, Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi - JK). Hal ini dikatakannya pada saat kampanye pasangan tersebut di Lapangan Merah Enggal, Selasa (24/6).
    Mega menilai pasangan Jokowi - JK punya rekam jejak yang baik. Selain Jokowi - JK adalah orang yang sederhana. "Jokowi - JK itu kecil-kecil cabe rawit. Makanya masyarakat harus memilihnya pada pilpres nanti. Jokowi - JK orangnya sederhana dan merakyat. Track record-nya jelas,” tegas Megawati di hadapan ribuan di Lapangan Enggal tersebut.
    Dalam kampanye, hadir langsung cawapres Jusuf Kalla. Sedangkan pimpinan partai politik di Lampung yang hadir, Ketua DPD PDIP Lampung Sjachroedin ZP, Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainudin, Ketua DPW Partai NasDem Zamzani Yasin, Ketua DPP PKPI Hj. Dewi, serta Ketua DPD Partai Hanura Albertus Haryono.
    Sejak pukul 09.00 wib, massa yang memadati Lapangan Merah Enggal datang dengan mengendarai mobil, sepeda motor, dan ada pula yang berjalan kaki. Mereka pun meneriakan yel – yel kemenangan pasangan Jokowi – JK, dan optimis menang pada Pilpres 9 Juli mendatang. (Artha)

Baca berita »
Selasa, Juni 24, 2014| 0 komentar

Senin, 23 Juni 2014

Tim Koalisi Targetkan 70 Persen Suara Untuk Prabowo-Hatta

Lampung Utara, BP
Tim Koalisi Merah Putih Pemenangan Calon Presiden(Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres)  Prabowo Subianto–Hatta Rajasa(Prabowo-Hatta) melaksanakan deklarasi di Taman Olah Seni (TOS) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Sabtu(21/6). Hadir dalam deklarasi itu, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Provinsi Lampung Agusman Effendi, Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung Pattimura, Anggota DPR RI dari PAN Alimin Abdullah, Ketua Tim Koalisi Merah Putih Lampura Letkol Laut (Purn) Jaja Ruminta, Ketua DPC Partai Gerindra Lampura Farouk Danial beserta jajarannya, Plt Ketua DPD II Partai Golkar Thaib Husin, Ketua DPD PKS Zainul Arifin, Ketua DPC PBB Lampura Sofyan Toni, Sekretaris DPD PAN Riswanjoni dan Sekretaris DPC PPP Lampura M. Abduh. Lalu, simpatisan dari Partai Demokrat yang diwakili oleh Wansori dan Tokoh Partai Golkar Lampura Rohimat Aslan. Tampak juga perwakilan dari DPC Partai Demokrat Lampura yang diwakili oleh Wansori.
Kemudian, jajaran pengurus tim koalisi merah putih dari 23 kecamatan yang ada di Lampura, juga dibacakan dukungan dari 20 pendukung elemen masyarakat yang ada di lampura oleh perwakilan Lembaga Veteran Republik Indonesia(LVRI) Djamal Ahmadi, yang mendukung sepenuhnya Prabowo-Hatta untuk menjadi Capres-Cawapres dalam Pilpres 2014. 
Adapun elemen pendukung Prabowo-Hatta non Parpol yakni Keluarga Besar Purnawirawan, TNI AD, AL, AU, dan Kepolisian, Persatuan Istri Purnawirawan, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional(BM-PAN), Persatuan Istri Veteran, Komonitas Motor Hantu Laut, Keluarga Besar Pengenyongan, Keluarga Besar Veteran, Keluarga Besar Tentara Masyarakat (KBTM), Keluarga Besar PEPABRI dan Veteran. Lalu, Garda Macan Asia, Relawan Besar Pengendara Motor Se-Indonesia, Garuda Mas Lampura, Karzmoni dan Fatners, Pergerakan Indonesia Muda(Prima L.U), Keluarga Besar Sumatra Barat (KBSB) Lampura. Kemudian, dukungan dari Pemuda Pancamarga, Komunitas X-Tril Abung Surakarta, Himpunan Peternak Indonesia(HPI), LSM Pemuda Peduli Generasi Bangsa, dan dukungan dari Jaringan Mahasiswa Nusantara (Jaman).          
    Agusman Effendi dalam orasi politiknya mengatakan, relawan dan parpol pendukung setelah pengukuhan harus turun ke masyarakat untuk mensosilisasikan program-program kerja Prabowo – Hatta. ”Apakah kalian sanggup untuk memenangkan Prabowo-Hatta 70 persen sesuai dengan target kita,” ujar Agusman yang dijawab sanggup hampir secara oleh para hadirin.
    Ditambahkan, Alimin Abdullah, jika dirinya tahu benar dengan Hatta Rajasa yang berasal dari Sumatra Selatan (Sumsel). ”Saya yakin jika pak Prabowo dan Hatta rajasa terpilih tentunya akan memperioritaskan pembangunan di pulau Sumatra karena Hatta Rajasa berasal dari Sumatra,” tegas Alimin. 
    Alimin menyatakan salah satu penggas dibangunnya fasilitas pendidikan selevel Institut Teknologi Sumatra(ITS) di Provinsi Lampung adalah Hatta Rajasa dan dipastikan jika terpilih maka pembangunan di segala bidang akan menjadi skala prioritas di pulau Sumatra.
Sementara itu Ketua DPD II Partai Golkar lampura Thaib Husin menambahkan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang siap melaksanakan pembangunan, tegas dan membrantas tindak pidana korupsi. ”Jadi saya harap masyarakat Lampura tidak ragu-ragu lagi untuk memenangkan Prabowo-Hatta di Lampura,” tegasnya.
    Demikian dengan Sekretaris DPD Partai Gerindra Patimura yang menegaskan musuh utama tim merah putih bukan lawan politik, melainkan waktu yang kian menyempit. ”Tinggal 14 hari lagi waktu kita terus bergerak. Jadi kita harus terjun ke bawah guna memenang Prabowo - Hatta,” tegasnya, Sabtu (21/6).
    Sementara, Farouk Danial selaku Ketua DPC Partai Gerindra Lampura menegaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai formula strategi yang akan dilaksanakan dalam pemenangan Prabowo - Hatta.       ”Berbagai program tersebut akan kita sosialisasikan ke masyarakat dan mudah-mudahan di Lampura, kemenangan prabowo akan mencapai target 70 persen,” pungkasnya. (sol)



Baca berita »
Senin, Juni 23, 2014| 0 komentar

Tim Pemenangan Prabowo – Hatta Terus Bertambah

BONGKARPOSTT.COM
Setelah terbentuknya tim koalisi pemenangan untuk Calon Presiden Prabowo - Hatta beberapa waktu lalu di Kabupaten Tanggamus, Sabtu (21/6), tim yang tergabung dari enam partai politik, diantaranya, PAN, Partai Gerindra, Partai Golkar, PKS, PPP dan PBB di Kabupaten Tanggamus, resmi dikukuhkan dan dilantik oleh tim pemenangan Koalisi Merah Putih Lampung, yang diwakili oleh Toni Eka Candra.
Zainuddin Hasan Ketua Tim Koalisi Merah Putih Lampung mengatakan, tim Koalisi Merah Putih Tanggamus yang telah dilantik tersebut harus segera bekerja secara maksimal demi memenangkan Calon Presiden Prabowo – Hatta. "Pemilihan Presiden ini adalah agenda setiap lima tahun, tidak tiap tahun, karenanya kali ini harus bisa kita manfaatkan sebaik - baiknya untuk dapat memenangkan pasangan Calon Presiden kita, Prabowo dan Hatta, terutama di Tanggamus yang telah menargetkan suaranya sebanyak 70 persen untuk calon Presiden kita, nomor satu," pungkas adik kandung Mentri Kehutanan RI Zulkifli Hasan tersebut.
Tidak hanya sosok Prabowo Subianto yang dikenal tegas dan berwibawa, menurut Zainuddin, Calon Wakil Presiden, Hatta Rajasa merupakan sosok wakil Presiden ke tiga, jika pasangan Prabowo - Hatta dapat duduk menjadi Presiden untuk era 2014 - 2019 mendatang, yang menurut Zainuddin akan dapat membawa perubahan, khususnya pembangunan yang ada di Lampung dan Pulau Sumatra pada umumnya.
"Jika Hatta Rajasa yang merupakan pasangan Prabowo sebagai calon Presiden dapat duduk sebagai wakilnya, maka dapat diyakini jika beliau akan mendahulukan pembangunan sarana infrastruktur yang ada di Lampung, yang merupakan pintu gerbang Pulau Sumatra. Tentunya kita sebagai orang Sumatra merasa bangga, jika perwakilan dari Sumatra dapat kembali dipercaya untuk memimpin negeri ini, setelah sebelumnya ada mantan Wakil Presiden asal Sumatra pertama, Bung Hatta dan dilanjutkan adanya Wakil Presiden kedua, Sayuti Malik, yang merupakan cikal - bakal terbukanya jalan lintas Sumatra yang kita rasakan saat ini, untuk itulah kesempatan saat sekarang jangan kita sia - siakan agar khususnya Pulau Sumatra dapat berkembang lebih pesat lagi, jika pasangan Capres nomor satu dapat kita menangkan," urainya.
Sementara itu, Ketua Tim Koalisi Merah Putih Kabupaten Tanggamus, Rusli Soheh menuturkan, jika pengurus yang mewakili parpol yang tergabung di dalam tim pemenangan merah putih merupakan tim koordinasi formal yang ada di lintas partai semata. Namun menurutnya, yang benar - benar berjuang adalah para kader parpol koalisi bersama -sama dengan simpatisan dan masyarakat Tanggamus yang ikut tergabung untuk memenangkan Prabowo - Hatta menjadi Presiden. "Kami berharap adanya banyak dukungan untuk calon Presiden kita Prabowo - Hatta di Kabupaten Tanggamus ini, meskipun mungkin mereka tidak mendukung kita secara formal, namun secara pribadi mereka dapat memilih Prabowo -Hatta sebagai calon Presiden dan wakilnya,” kata dia.
Dikatakannya, Kabupaten Tanggamus di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Presiden, tercatat sebanyak 459 ribu lebih mata pilihnya, jika mampu bekerja keras dan membangun komunikasi yan baik, maka bukan tidak mungkin target 70 persen untuk pasangan Prabowo – Hatta akan mampu diraih di Tanggamus.
Selain Zainuddin Hasan, selaku Ketua Tim Koalisi Pemenangan Merah Putih untuk Lampung 1, dan Toni Eka Candra yang hadir dalam acara pengukuhan pengurus untuk Korwil di Tanggamus, dari Provinsi turut hadir pula, Ismed Jaya Negara, Johan Sulaiman, Agus Kurniawan, Agus Bhakti Nugroho dan Irfan Nuranda Jafar.
Sementara itu, tim koalisi pemenangan merah putih Korwil Tanggamus yang dikukuhkan, diantaranya Rusli Soheh (PAN) selaku Ketua Tim, Musni Nafis (Ketua DPD Golkar Tanggamus) sebagai Ketua Harian, Herfan Zahili (Ketua DPC Gerindra Tanggamus) sebagai Sekretaris, selain itu Jukman Efendi (PPP) sebagai Jajaran Pengurus Tim, Heni Susilo (PKS), Roni Rasyid (PBB), dan Pengurus DPC, DPD Partai Politik yang tergabung dalam koalisi merah putih untuk Tanggamus pun turut terlibat di dalamnya menyukseskan Pemilu dan memenangkan Capres Nomor urut 1, Prabowo - Hatta. (Ar)

Baca berita »
Senin, Juni 23, 2014| 0 komentar

Tim Pemenangan Prabowo – Hatta Bantah Isu Bubar

BONGKARPOSTT.COM
    Ketua Tim Pemenangan Capres Cawapres nomor urut satu Prabowo –Hatta Rajasa, Koalisi Merah Putih Kabupaten Pesawaran, Deswanda berang terkait adanya pemberitaan dari sebuah media massa lokal yang menyatakan bahwa organisasi yang baru dibentuknya tersebut telah terpecah belah, alias bubar. Menurutnya, pernyataan yang diungkapkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab itu, semuanya tidak mendasar,  hanyalah untuk memecah belah sesama pendukung Prabowo - Hatta saat ini. "Yang jelas apa yang telah disangkakan dan dimuat di media massa tersebut tidak benar, sekali lagi saya tegaskan hingga saat ini Koalisi Merah Putih masih tetap utuh, solid untuk memenangkan Prabowo - Hatta sebagai presiden,” tegas Deswanda saat pelantikan dan pengukuhan Koalisi Merah Putih Kabupaten Pesawaran oleh Toni Eka Candra, selaku Tim Pemenangan Prabowo Lampung di halaman Kantor DPC Partai Gerindra Pesawaran, Sabtu (21/6). 
Menurutnya lagi, apa yang telah berkembang tersebut  adalah upaya - upaya dari sekelompok orang untuk memecah belah Koalisi Merah Putih, dimana saat ini pihaknya bersama enam partai koalisi yang ada telah membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh masing - masing ketua partai, bahwa Koalisi Merah Putih tetap solid menangkan Prabowo -Hatta. "Kami disini tidak mungkin terpecah belah, pada dasarnya Koalisi Merah Putih ini bukan kami yang membentuk, melainkan dari pusat jadi kami disini hanya menjalankan saja," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Koalisi Merah Putih Provinsi Lampung, Zainudin Hasan saat menyampaikan orasinya di depan simpatisan Prabowo - Hatta, meminta kepada seluruh pendukung pasangan Presiden nomor urut satu itu, agar tidak mudah terpancing oleh bisikan - bisikan oknum yang tidak bertanggungjawab guna memecah belah. "Jadi disini saya minta jangan melontarkan kata - kata terpecah belah, karena disini saya tidak melihat perpecahan itu, jadi mari kita bersama - sama untuk satukan suara memenangkan Prabowo  - Hatta, karena saya yakin di Lampung ini kita bakal memperoleh suara 70 persen,” kata Zainudin.     
Ia juga menegaskan, kepada simpatisan Prabowo - Hatta untuk tidak mudah percaya dengan kampanye hitam yang dihembuskan oleh lawan politik, seperti yang diungkapkan mantan Gubernur Lampung Sjahroedin ZP. Dimana seharusnya sebagai mantan pejabat kepala daerah Provinsi Lampung, Sjahroedin bisa lebih bijak dalam mengolah perkataan, dan dapat menunjukan sikap sebagai negarawan saat mengagungkan Jokowi dalam kegiatan kampanyenya. Bukannya menyudutkan calon nomor urut 1 pasangan Prabowo - Hatta. "Jadi saya minta kepada kita semua yang ada disini jangan mudah percaya dengan kata - kata yang dilontarkan oleh mantan gubernur itu, kita yakin saja kalau Prabowo - Hatta jadi Presiden,  Lampung bakal maju," pungkasnya. (Rid)

Baca berita »
Senin, Juni 23, 2014| 0 komentar

Masyarakat Adat Lampung Deklarasikan Dukung Prabowo-Hatta


Bandar Lampung, BP
Sebanyak 1500 masyarakat Penyeimbang adat Sai Batin dan Pepadun se-Provinsi Lampung dengan mengenakan kain tapis bulipat adat Lampung, antusias hadiri deklarasi dukungan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 1 Prabowo Subianto, dirumah adat Jajar Intan, Kedamaian, Bandar Lampung, Sabtu (21/6) sekitar pukul 20.00 WIB.
Sambutan dengan iringan tabuhan musik kulintang adat Lampung, turut memeriahkan acara yang akan berlangsung. Alunan suara musik yang di keluarkan sempat menghifnotis semua tamu undangan yang hadir dan membuat suasana di sekitar rumah adat Jajar Intan berubah menjadi sakral.
Para tamu undangan yang hadir nampak duduk teratur. Pria dan wanita duduk secara terpisah dan saling berhadapan di bawah rumah adat, yang terpampang baleho besar gambar calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 1, Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dengan lambang burung Garuda berwarna merah, bertuliskan "Deklarasi Masyarakat Adat Lampung Mendukung Prabowo-Hata Sebagai Presiden dan Wakil Presiden ".
Dengan diwakili Drs. H. Kholid Ismail Balau, ketua deklarasi Adat Lampung, gelar Raja Kelana, mendeklarasikan atas nama Adat Lampung mendukung Capres-Cawapres Prabowo-Hatta.
Ketua Tim Pemenangan Lampung, Dr. H. Zainudin hasan Sh. MH. MM. mengatakan, dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI pada 9 Juli 2014 mendatang, saat ini 17 masyarakat adat Lampung yang hadir telah melangsungkan deklarasi mendukung penuh Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019.
Dalam deklarasi  tersebut berisikan pasangan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dinilai mampu membawa Indonesia menjadi lebih maju, lebih sejahtera, lebih aman, lebih tentram, lebih adil, dan mampu membangun daerah secara merata serta melindungi dan melestarikan adat budaya lokal. Selain itu, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dinilai mampu mencegah Intervensi asing baik politik, ekonomi, maupun budaya.
Untuk itu, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa adalah sosok yang tegas, berani, cerdas, berwawasan nasional dan internasional, serta pemimpin yang amanah serta bertaqwa kepada allah SWT tuhan yang maha esa. "Saya bangga dengan adanya Deklarasi ini, karena merupakan pertama di Indonesia, karena tanpa ada perjanjian , tanpa ada permintaan dan saya berjanji moment ini akan ditayangkan di media nasional. Dan langsung saya sampaikan kepada pak Prabowo Hatta di Jakarta di rumah polonia, atau saya langsung sampaikan ke rumah pribadinya,"kata dia.
Presiden pertama soekarno, kedua soeharto 32 tahun kelamaan, dan bosan juga rakyat indonesia, presiden ketiga Habibi kecil tapi cerdas dan satu provinsi hilang yakni timor leste, presiden keempat gusdur, kelima Ibu megawati sipadan dan  ligitan lepas dan dilecehkan oleh bangsa lain, "kita lihat sekarang presiden SBY , nyaris di Tanjung Datuk Sumatera Barat Direbut orang Luar untuk didirikan mercusuar, untung panglima TNI berani , ini calon presiden kita berani. Prabowo Hatta menarohkan jiwa di timor-timor, "tegas Zainudin berapi-api.
"Saya menghimbau kepada saudara-saudara anak mantu, semua, bayangkan 1 tokoh adat ribuan masyarakatnya, sangat diyakinkan nomor 1 keluar sebagai Presiden RI, ini yang pertama kali di indonesia masyarakat adat, ini muncul dari hati nurani, patut kita dukung, menilik sejarah, bung hatta wapres pertama dari Sumatera, kedua bung adam Malik, sehingga hilangnya adam malik mulai hilang sumatera, saya tidak membedakan suku, pokoknya yang lahir di sumatera itu anak sumatera. Jadi berharap Prabowo-Hatta menang, supaya Sumatera kembali jaya,"katanya.
Selain itu, tambah mantan Cawagub Lampung ini, Apabila Prabowo-Hatta, maka Jalan Tol Sumatera, rel Kereta api sumatera dan Jembatan Selat Sunda (JSS) dapat terwujud.
"Jadi jangan hanya mendeklarasikan disini saja, Gaungkan hingga ke pelosok desa, kita dukung Prabowo-hatta,"kata Zainudin hasan dengan semngatnya.
Selain itu, Zainudin juga mengekspresi inisiatif dukungan masyarakat Adat Lampung, karena menurutnya adat lampung sekarang hampir punah, maka dengan gubernur Ridho Ficardo dirinya menaruh harapan dapat kembali menghidupkan Adat Lampung."Gubernur Lampung saya berharap dapat menghidupkan kembali Adat-Adat Lampung, karena dari beberapa Adat sudah mulai punah,"kata Zainudin, didampingi Yusril Hakim.
Acara juga disambut dengan menggunakan tabuhan Kulintang musik adat Lampung, dan berbagai kegiatan seperti Wawancan (sejenis pantut adat,red), Tari Siget pengunten, tabuhan, arak-arakan Lampung, Sasimbatan, diikuti oleh tetua adat, sultan, raja, dan penyimbang adat lampung dari 17 Daerah dan dihadiri langsung oleh ketua Tim Pemenangan Lampung, DR. H.zainudin Hasan, SH,MH, MM.
Diantaranya, masyarakat yang datang perwakilan dari
Masyarakat adat kedamaian, jagabaya, gedung meneng, Telukbetung, Waylima, Kedondong,  Waykhilau, Negeri Agung waykanan, Natar, Rajabasa, Sungkai bunga Mayang, Pesawaran, Srikandi/yudistira, Padang cermin, Pesisir Barat, campang tiga/katibung, sekampung lamtim, Langkapura, Labuhan ratu, total 17 masyarakat Adat Lampung.(Fik)

Baca berita »
Senin, Juni 23, 2014| 0 komentar

Yang Mau Tanya Jokowi .


 Bongkarpostt.com
Sebuah Aplikasi  "Tanya Jokowi" kini banyak dikunjungi oleh sebagian pengguna jejaring sosial facebook, Antusias para pengunjung dan pengguna akun facebook terlihat dari banyaknya pertanya yang dilontarkan pada jokowi. Belum diketahui pasti apakah pertanyaan yang dilontarkan di jawab langsung oleh Jokowi atau admin pembuat aplikasi tersebut.
Dalam aplikasi tersebut anda bebas menanyakan apapun tentang jokowi, Anda juga dapat memilih topik yang ingin dipertanyakan. Pertanya dibatasi sebanyak 200 karakter dan diikuti sebuah form email dan no Telpon anda.

Penasaran klik disini

Baca berita »
Senin, Juni 23, 2014| 0 komentar

Sabtu, 21 Juni 2014

Dinilai Lakukan Black Campaign, Anggota Parpol Golkar Dicemooh

BONGKARPOSTT.COM
Pemilihan Calon President yang akan digelar beberapa minggu lagi, kian membuat para pendukung dan relawan Capres melakukan kampanye yang tak henti-hentinya, Atmosfear ini terasa dengan banyaknya bentuk dukungan diberbagai media sosial.
  Namun tak jarang juga yang melakukan kampanye hitam (black campaign) di media sosial oleh beberapa pendukung dan relawan capres.
Sebuah akun jejaring sosial facebook yang diduga milik salah satu anggota parpol Golkar Dwie Aroem Hadiatie Dinilai telah melakukan Black Campaign pada pasangan capres Jokowi.
Dwie Aroem Hadiatie memposting sebuah berita dari salah satu blog yang berisikan  tentang Jokowi yang mengunakan Agama sebagai alat politik.




 Postistingan Dwie Aroem Hadiatie mengundang emosi salah satu akun bernama Nano Cassanova yang mengangap Anggota Parpol Golkar yang lolos ke senayan ini telah melakukan (Black Campaign), Berikut  Komentar Nano Cassanova yang menangapi postingan Dwie Aroem Hadiatie






Nama Dwie Aroem Hadiatie merupakan Salah satu anggota Parpol Golkar dan juga salah satu caleg  yang lolos ke senayan di daerah pemilihan (DP) Lampung I, dan putri dari Ketua DPD I Partai Golkar Lampung M Alzier Dianis Thabranie.
(wen)

Baca berita »
Sabtu, Juni 21, 2014| 0 komentar

Senin, 16 Juni 2014

Partai Koalisi di Lamsel Deklarasi Tim Pemenangan Jokowi – JK

Ketua tim pemenangan Jokowi - JK untuk Provinsi Lampung Ningrum Gumai, SH, MH didampingi Ketua tim pemenangan Jokowi - JK untuk Kabupaten Lampung Selatan Hendry Rosyadi, serta tim pemenangan lainnya saat jumpa pers di Kantor DPC PDIP Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (14/6).
Lampung Selatan,BongkarPost
Ketua pemenangan calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) Ir. H. Joko Widodo dan H. M Jusuf Kalla Provinsi Lampung, Ningrum Gumai mengatakan, dengan terbentuknya tim pemenangan di seluruh daerah maka wajib gerak cepat dalam mencari dukungan. Pasalnya, waktu pencoblosan pemilihan capres dan cawapres yakni 9 Juli sudah semakin dekat.
Ningrum Gumai pun menegaskan, kepada semua tim pemenangan agar bekerja keras dalam menggalang dukungan untuk Jokowi - JK. "Waktu sudah mepet. Tim pemenangan, kader, simpatisan, partai koalisi harus bergerak cepat mencari dukungan dan simpatik masyarakat agar memilih Jokowi - JK sebagai presiden," tegasnya dengan semangat saat acara deklarasi pemenangan Jokowi - JK oleh partai pengusung dan partai koalisi di Kantor DPC PDIP Lamsel, Sabtu (14/6).
"Pasca 9 Juli, bila Jokowi-JK tidak jadi Presiden, punah harapan Indonesia untuk berubah, tolong diingat jangan memilih pemimpin yang punya track record yang menindas," katanya lagi.
Pihaknya juga, berharap pada pemilu Pilpres kali ini, diharapkan semua pihak agar memiliki sikap intergritas.  "Dengan harapan, pemili ini terlaksana secara ber-intregritas. Kepada pihak penyelenggara harus berintegritas, kami tidak mentolerir jika KPU memihak salah satu calon, begitu juga Panwas selaku pengawas," jelasnya.
"Kepada TNI-Polri, betul-betul menjaga indepedensi, kita tidak mentolir itu semua dilanggar. Dan kita menilai, itu sudah melanggar konstitusi negara, melanggar aturan NKRI," ketusnya.
Ia juga mengatakan, setiap aturan dilanggar, tambah Ningrum Gumai, sama saja menindas rakyat. Dirinya mewanti-wanti kepada masyarakat agar memilih pemimpin jangan seorang diktator. "Menindas rakyat sama halnya pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Bangsa akan hancur bila dipimpin pemimpin yang diktator, menindas rakyat. Rakyat pemilik bangsa, kita akan memilih pemimpin yang melindungi rakyatnya," ujarnya.
Di lain sisi, Ketua partai PDIP di Lamsel Hendry Rosyadi juga sebagai Ketua pemenangan Jokowi - JK Kabupaten Lamsel mengungkapkan, sosok Jokowi Widodo adalah seorang Nasionalis, menjunjung tinggi bhineka tunggal ika, pemimpin yang akan membangkitkan bangsa. "Dia juga, memimpin dengan hati nurani, pemimpin yg membawa revolusi mental yang akan merubah mental masyarakat Indonesia yang baik, mensejahterahkan rakyat, pemimpin yang lahir dari rakyat," katanya saat pendeklarasian pemenangan Jokowi-JK bersama partai koalisi yakni Partai Nasdem, PKB, Hanura, PKPI.
Ia juga menuturkan, dirinya mengajak seluruh pendukung Jokowi-JK, baik partai koalisi, simpatisan, kader untuk bersatu padu, berjuang serta bekerja keras untuk memenangkan Jokowi-JK sebagai presiden 2014-2019. Meski, pihak tidak menargetkan berapa persen perolehan suara untuk Jokowi-JK di Kabupaten Lamsel. "Kita tidak menargetkan berapa persen suara yang akan dicapai. Tapi kita akan berusaha keras memenangkan Jokowi-JK untuk duduk di kursi Presiden RI. Kita tidak mau muluk - muluk, yang terpenting target suara untuk Jokowi-JK khususnya di Lamsel menang," tukasnya.
Sementara itu, acara pendeklarasian tersebut secara simbolis memakai baju bergambarkan Jokowi-JK 2014, dan melambaikan tangan dengan mengacungkan 2 jari telunjuk dan tengah. Serta, pembagian SK tim pemenangan oleh penasehat, ketua tim pemenangan kabupaten, Provinsi Lampung. (Rdi)

Baca berita »
Senin, Juni 16, 2014| 0 komentar

Jumat, 13 Juni 2014

Raja Dangdut dukung Dukung Prabowo

Prabowo Kampanye di Lampung
Lampung Selatan, BP
    Kampanye calon presiden Prabowo di Desa Tanjung Sari, Natar, Lampung Selatan, Kamis (12/6) disambut antusias warga setempat. Pasalnya, kehadiran capres yang diusung Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, PPP dan PBB itu, juga dihadiri oleh Raja Dangdut Rhoma Irama dan Soneta Group. Warga yang tadinya hanya melihat dari pinggir lapangan, saat Raja Dangdut Rhoma Irama datang , langsung merapat ke bibir panggung, tak peduli teriknya panas matahari siang itu. Pesona Raja Dangdut menarik simpatisan para pendukung Prabowo.
    Raja Dangdut Rhoma Irama bukan saja sebagai vote getter bagi Prabowo semata, tapi ia dan Soneta Group – nya memberikan dukungan penuh kepada Prabowo. Ia mengatakan, bahwa dirinya yang sempat hendak dijadikan calon presiden (capres), kini memberikan dukungannya kepada Prabowo. Alasannya, kata dia, bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi berbagai macam persoalan maka dibutuhkan pemimpin yang tegas dan berani. “Bangsa Indonesia tengah menghadapi dekadensi  moral dan dekadensi ekonomi, maka perlu pemimpin yang berani dan tegas agar bangsa ini bisa kembali mencapai kedaulatan,” ujar Rhoma yang siang kemarin mengenakan kostum serba putihnya itu.
    Kampanye Prabowo dihadiri oleh para petinggi partai pendukung seperti Abu Rizal Bakrie Ketua DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung, Idrus Marham, Sekjen PKS Anis Matta, dan Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani.  Tampak di lapangan sejumlah bendera partai dan organisasi pendukung seperti Partai Gerindra,  Partai Keadilan Sejahtera, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan Forum Komunikasi Putra Putri  Purnawirawan TNI (FKPPI), melambai di tengah kerumunan massa.
    Sebelum menyampaikan orasi politiknya, Prabowo dan sejumlah petinggi partai berjoget sambil mengacungkan jari telunjuk yang menyimbolkan nomor urut 1, pasangan capres –cawapres Prabowo – Hatta, yang diiringi musik dangdut dari vokal Rhoma Irama.
    Dalam orasinya, Prabowo menegaskan bahwa ia akan kembali membawa kedaulatan rakya Indonesia dan mengembalikan kekayaan Indonesia kepada rakyat Indonesia. “Kekayaan Indonesia hanya dinikmati oleh segelintir orang oleh karena itu harus diselamatkan, yang kaya harus bayar pajak yang sesuai dan yang miskin harus hidup layak,” ujar Prabowo yang lahir 17 Oktober 1951 ini.
    Sayangnya, meski diusung oleh sejumlah partai, namun tak nampak bendera dari partai pengusung lainnya seperti dari PAN, Golkar, PPP, dan PBB. Prabowo pun sempat menyindir Ketua Gerindra Lampung yang menjadi tuan rumah kampanye, lantaran tak banyak pula bendera Partai Gerindra meramaikan lapangan saat itu. (tik) 

Baca berita »
Jumat, Juni 13, 2014| 0 komentar

Selasa, 06 Mei 2014

Saksi Kuak Semua Persoalan Pilgub

Bandar lampung, BP

Sidang Sengketa Pilgub Lampung di Mahkamah Konstitusi hari ini, (5/5), mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi yang dihadirkan oleh Pihak Termohon dalam hal ini KPU Provinsi Lampung, dan saksi-saksi dari Pihak Terkait (Tim Ridho Berbakhti).

KPU Provinsi Lampung menghadirkan saksi dari lima Kabupaten/kota, diantaranya Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri, Ketua KPU Kabupaten Waykanan Iskardo P., Ketua KPU Kabupaten Pesawaran Hendrian, Ketua KPU Kabupaten Lampung Timur Syamsul Arifin, serta Anggota KPU Lampung Utara Tio Aliansyah.

Pada umumnya seluruh saksi KPU Kabupaten/kota memberikan keterangan bahwa tidak ada persoalan yang signifikan terkait penyelenggaraan Pilgub dari tingkat TPS, PPS, hingga PPK. Saksi dari Cagub No Urut 3 baru melakukan interupsi dan mempersoalkan proses Pilgub ketika berlangsung rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten/Kota.

Seperti diungkapkan oleh Ketua KPU Kota Bandar Lampung "seluruh pelaksanaan Pilgub di Kota Bandar Lampung berlangsung aman, lancar, dan tidak terdapat kejadian khusus yang mengganggu pelaksanaan Pilgub. Hal ini ditandai dengan tidak adanya rekomendasi dari Panwaslu terkait dengan dugaan pelanggaraan selama proses pelaksanaan Pilgub.

Sementara itu, dari Pihak Terkait (Tim Ridho Berbakhti), menghadirkan 11 saksi.

Ketua Tim Pemenangan Darwizal, dan Bendahara Tim Pemenangan Imer Darius, serta Fajrun Najah Ahmad, ketiganya menegaskan tidak ada money politics yang dilakukan oleh Tim Pemenangan Ridho Berbakhti dalam bentuk pembagian sembako setelah penetapan Cagub-Cawagub apalagi selama tahapan masa kampanye dan masa tenang.

Tim Pemenangan Ridho Berbakhti sendiri baru dibentuk bulan Maret 2014.

Tim pemenangan menurut Darwizal bekerja selama lebih kurang 1 bulan.

Terkait dengan laporan adanya dugaan pembagian Gula, ditegaskan oleh Imer Darius bahwa, Tim Gakkumdu Bawaslu Lampung telah melakukan klarifikasi dan dinyatakan tidak terbukti adanya dugaan pelanggaran tersebut oleh Tim Pemenangan Ridho Berbakhti.

Sebaliknya, terungkap dalam persidangan adanya dugaan Money Politics (politik uang) yang dilakukan tim sukses Cagub No 3 (Manzada) yang dibeberkan oleh para saksi.

Sementara, Ahmad Taslim dari Surabaya Udik, Sukadana, Lampung Timur yang juga adalah kepala dusun setempat mengungkapkan bahwa "pada tanggal 2 April saya melihat money politics yang dilakukan oleh Tim Sukses No urut 3 Manzada. Ada 41 warga Surabaya Udik yang diberikan uang. Saya sudah laporkan ke Panwaslu Kecamatan, dan diteruskan ke Panwaslu Kabupaten".

Demikian juga di Kota Bumi, Lampung Utara, saksi juga ungkapkan politik uang yang dilakukan oleh Tim Manzada. "Saya telah laporkan ke Panwas Kecamatan dan diteruskan ke Panwaslu Kabupaten Lampung Utara terkait tejadinya pembagian uang oleh Kordes Tim Manzada. Pada tanggal 6 April Kordes Tim Manzada bernama Ruslan mengumpulkan 100 orang, lalu membagikan uang sebesar 100ribu rupiah per orang. Pesan yang disampaikan oleh Kordes agar memenangkan pasangan No Urut 3 Herman-Zainudin," ungkap Ili Bastian dari Mulang Maya Kota Bumi Selatan.

Laporan kepada Panwaslu Kabupaten Lampung Utara terkait pelanggaran yang dilakukan oleh Tim Manzada seperti disebutkan oleh salah satu saksi wartawan harian setempat memang ada dua. Pertama, laporan yang masuk atas nama Firmansyah terkait dengan pembagian uang sebesar 1juta rupiah/orang dan adanya arahan dari Apdesi setempat untuk memberikan dukungan dalam Pilgub kepada cagub No urut 3 yang juga adalah Pembina Apdesi Provinsi Lampung Herman HN.

Kedua, laporan yang masuk dari Ili Bastian. Beberapa mantan Ketua RT di wilayah Kota Bandar Lampung juga memberikan kesaksian. Umumnya menyebutkan bahwa mereka memperoleh tekanan dan instruksi dari pihak aparatur pemerintahan Kota setempat untuk memenangkan cagub No Urut 3. "Jika tidak memenangkan Herman HN, program-program Bina Lingkungan, Program keluarga Harapan, dan Jamkesmas, akan dicabut".

Kurniansyah dari Teluk Betung Barat dipecat sebagai ketua RT setempat karena dianggap tidak mendukung Cagub No Urut 3.

Begitupun kesaksian dari salah satu mantan Ketua RT dari Kelurahan Tanjung Senang, "semenjak bapak Herman HN mencalonkan diri sebagai calon gubernur, kami pada setiap pertemuan di kelurahan diarahkan oleh Lurah setempat untuk mendukung dan memenangkan bapak Herman HN".

Hal yang sama terjadi pada mantan Ketua RT 13 Kelurahan Waydadi yang dipecat karena warga Waydadi menyelenggarakan program rutin tahunan Bersih Desa dengan bantuan dari Ridho Ficardo, padahal acara bersih desa tersebut terselenggara jauh sebelum penetapan Cagub-cawagub oleh KPU. (Artha)


Baca berita »
Selasa, Mei 06, 2014| 0 komentar